Tesla Penemu Listrik Wireless dan Radio? Hoax!

209
Tesla Penemu Listrik Wireless dan Radio

Tesla Penemu Listrik Wireless, dimana semua alat listrik sama sekali tidak perlu atau membutuhkan isi ulang, si cas ataupun menggunakan kabel.

Merupakan sebuah ambisi yang telah dibayangkan lebih dari 100 tahun lalu oleh ilmuwan bernama Nikola Tesla.

Sahabat kepotek, kali ini Kita akan membahas beberapa penemuan dari sesosok ilmuan yang bernama Nicola Tesla.

Mungkin kalian sudah tidak asing dengan nama tersebut.

Ya, tepat sekali beliau adalah ilmuan kontoversial dengan hasil temuannya yaitu listrik tanpa kabel (wireless).

Ide berlian Tesla mengenai transmisi listrik nirkabel atau wireless hanya diselidiki oleh sedikit ilmuan.

Tesla melakuan riset pada tahun 1989-1900an di Colorado Springs memastikan fakta bahwa pembangkit listrik nirkabel Tesla (Wireless) sangat memungkinkan .

Tesla membangun sebuah tower setinggi 60,9 M.

Dia meletakkan bola lampu sejumlah 200 buah diatas tanah sejauh 10 kilo meter dari tower tersebut.

Untuk membuktikan bahwa tower dia bangun dapat menghatarkan listrik secara wireless alias tanpa kabel.

Ketika asisten Tesla yang berada di tower tersebut menarik tuas untuk menyalakan tower tersebut.

Lampu-lampu yang diletakan Tesla yang berjarak 10 kilometer tersebut menyala.

Walaupun sudah mampu menyalakan listrik sejauh 10 KM, Tesla tetap merahasiakan komponen inti dari tower tersebut.

Bahkan mekanik dan asisten Tesla tidak mengetahuinya.

Setalah 2 tahun mengembangkan listrik tanpa kabel, pada tahun 1901 Tesla meyakinkan bangkir yang bernama JP Morgan.

Untuk memberikan dirinya modal awal sebesar 190 ribu dollar untuk membangun pemancar radio.

Tesla Penemu Listrik Nirkabel

Nikola Tesla ilmuwan yang Terpinggirkan
Wardenclyffe Tower dikenal sebagai Menara Tesla, merupakan stasiun transmisi tanpa kabel eksperimental awal yang dirancang dan dibangun oleh Nikola Tesla

Nicola Tesla menjanjikan JP Morgan bahwa tower tersebut dapat mengirimkan sinyal radio dengan jarak yang sangat jauh.

Namun secara diam-diam Tesla justru membangun transmiter listrik raksasa yang bernama ” Wardenclyffe Tower”.

Tower tersebut memiliki tinggi hampir 60 meter, dan menancap kedalam tanah sedalam 35,5 meter.

Cita-cita Nicola Tesla yang ingin membangun transmiter listrik tanpa kabel (wireless) raksasa harus berhenti pada tahun 1904.

Kenapa demikian?

Dikarenakan investor proyek tersebut bernama JP Morgan telah mengetahui niat Nicola Tesla yang sebenarnya.

Tesla ingin menciptakan listrik gratis bagi umat manusia alias semua orang.

Akibat kurangnya pendanaan pada 1908 proyek tersebut ditinggalkan. Pada tahun 1917 menara tersebut dibongkar oleh JP morgan.

Namun sangat disayangkan, tidak ada satupun perusahaan mau memberikan teknologi miliknya secara gratis.

Jadi, proyek listrik wireless tesla dihentikan dan kita tidak jadi mendapatkan listrik secara gratis.

Pertanyaannya bagaimana bisa Tesla pada tahun 1900 an bisa mengirimkan listrik secara nirkabel atau wireless sejauh sepuluh kilometer?

Sedangkan ilmuwan modern sekelas MIT cuma bisa mencapai 2 meter saja.

Cambridge Massachusetts atau Massachusetts Institut of Technology merupakan tempat lahirnya para pemikir hebat dunia.

Penelitian MIT selalu terdepan dalam inovasi, termasuk dalam pengembangan transmisi listrik nirkabel (wireless) atau tanpa kabel.

Transmisi listrik tanpa kabel secara efisien telah dirancang oleh ilmuwan selama bertahun-tahun melalui gelombang radio (radio wave), micro wave, dan bahkan laser beam.

Namun belum bisa mengantarkan listrik secara wireless atau tanpa kabel dengan jarang yang sangat jauh.

Tetapi ada angin segar pada tahun 2007 ilmuwan atau peneliti MIT berhasil mengirimkan listrik secara wireless sejauh 2 Meter.

Nah, prestasi ini disebut sebagai “plugging away” atau disebut langkah pertama menghilangkan kabel pada perangkat listrik.

Nikola Tesla bukan seseorang yang bisa diremehkan, dia telah memiliki lebih 700 paten penemuan sampai menjelang akhir hidupnya.

Berikut warisan Tesla yang bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari:

  • Komunikasi wireless mengunakan sinyal radio
  • X-Ray (Rotgen), Kereta listrik, mesin turbin
  • Remote control, spidometer, helikopter, torpedo
  • Lampu pedar, lampu neon
  • Pembangkit listrik tenaga surya dan angin
  • Manipulasi cuaca, drone, dll.

Tesla Penemu Pembangkit Listrik Tenaga Magnet

Tesla Penemu Pembangkit Listrik Tenaga Magnet
Source: Science Photo Library

Selain Tesla penemu listrik wireless, salah satu temuannya yang paling berharga salah satunya yaitu pembangkit listrik tenaga magnet.

Penemuan ini jarang dibicarakan setelah kematian Nikola Tesla.

Kurang lebih cara kerja pembangkit listrik tenaga magnet bisa dibilang cukup sederhana yaitu mengunakan dua medan magnet yang saling tolak-menolak yang mana digunakan untuk memutar mesin turbin.

Tidak sampai disitu, banyak ilmuan mainstream klaim bahwa temuan ini hoax.

Namun, kamu pasti mengetahui jam tangan mekanik yang bisa bergerak tanpa baterai.

Begitu juga pembangkit listrik tenaga magnet tersebut hampir sama cara kerjanya dengan jam tangan mekanik.

Memutar mesin turbin menggunakan dua medan magnet yang saling tolak-menolak secara terus-menerus untuk menghasilkan perputaran.

Tetapi dalam skala yang lebih besar tentunya jauh lebih canggih.

Tesla Mendapatkan Nobel

Tesla Peroleh Penghargaan Nobel
Nobel diberikan untuk mereka yang melakukan penelitian luar biasa, menemukan teknik, peralatan yang baru, maupun melakukan kontribusi besar untuk masyarakat dan diberikan tiap tahunnya.

Pada tahun 1900an dikabarkan Nikola Tesla akan memperoleh hadiah Nobel.

Namun Tesla dicabut dari sejarah Fisika Kuantum.

Nikola Tesla membicarakan atom seperti tata surya kecil, cahaya menyinari seperti gelombang dan pertikel.

Bohr dan Rotherford mendapat penghargaan Nobel karena mengatakan atom seperti tata surya kecil.

Albert Einstein mendapatkan hadiah penghargaan Nobel karena mengatakan “Cahaya menyinari seperti partikel”.

Namun secara misterius Tesla tidak pernah mendapatkannya, bahkan sampai saat ini nama Nikola Tesla sering dipinggirkan atau diperlakukan secara tidak adil dan semestinya.

Sebagai analisa kecil mengapa Nikola Tesla gagal peroleh Nobel dikarenakan atau sebagian besar alasanya tentang Free Energi yang dikembangkan oleh Tesla.

Kenapa demikian?

Coba kamu bayangkan jika pembangkit listrik tenaga magnet berhasil dibuat dalam jumlah yang sangat besar dan dipasarkan kepada masyarakat.

Maka akan ada banyak perusahaan energi yang akan bangkrut. Karena itu kita tidak perlu membayar mahal untuk memperoleh energi Listrik.

Kesimpulan

Tesla memiliki cita-cita menciptakan sumber energi listrik murah dan ramah lingkungan.

Sedikit berbeda dengan Thomas Alva Edison yang memiliki kepiawaian dalam berbisnis, Tesla bisa dibilang seorang ilmuwan yang sangat idealis.

Dengan menggunakan pembagkit listrik tenaga magnet sebagai sumber energi listrik dan Wardenclyffe Tower sebagai pemancar energi listrik, Tesla bercita-cita untuk memberikan energi gratis pada seluruh umat manusia.

Nah, itulah sedikit cerita tentang kontibusi Tesla penemu listrik wireless dan pembangkit listrik tenaga magnet. Ref: Ali Akbar Channel

Silahkan Like Fanspage dan Follow akun media sosial kepotek untuk mendapatkan informasi terbaru seputar teknologi.

Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman Kamu.

Jika menurut Kamu bermanfaat bagi orang lain dan jangan lupa tinggalkan jejak dalam bentuk komentar positif dan membangun.

Apresiasi kamu dalam bentuk apapun sangat berarti untuk terus belajar, berbagi, dan melanjutkan perjuangan bersama. Terima kasih

Salam Kepotek. Kepoin Teknologi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here