Perbandingan Wireless dan Wired LAN. Mana yang Terbaik?

79037
perbandingan_wireless_wired_lan
Wireless VS Wired LAN

Perbandingan Wireless dan Wired:. Teknologi yang sudah lama dikembangkan sebelum WLAN adalah wired LAN dan LAN.

Untuk selanjutnya akan digunakan istilah wired LAN guna mempertegas perbedaannya dengan WLAN.

Wired LAN menggunakan kabel jaringan yang dibuat dari bahan logam atau fiber.

Komputer-komputer pada wired LAN memerlukan kartu jaringan yaitu ethernet, token ring, dsb serta central node berupa hub atau switch.

Kecepatan transfer data yang dapat dilalui pada sebuah kabel bisa mencapai orde giba bit per detik.

Meskipun teknologi WLAN telah cukup maju, mudah di konfigurasi, dan harga peralatan wireless LAN semakin terjangkau.

Namun, orang-orang lebih menyukai wired LAN daripada Wireless LAN. Harga peralatan WLAN lebih mahal bila dibandingkan wired LAN mungkin menjadi penyebab utama mengapa wireless LAN belum sepenuhnya diterima oleh pengguna koputer.

Selain itu , wired LAN lebih stabil dibandingkan Wireless LAN. Data yang dipancarkan oleh gelombang radio lebih rentan terhadap gangguan medan listrik, magnet, tembok penghalang, dan pegaruh cuaca.

Sebenarnya baik WLAN atau wired LAN dapat hidup saling berdampingan.
Kedua-duanya sama bermanfaat dan memiliki kelebihan maupun kekurangan.

sebelum lebih lanjut ada baiknya membaaca istilah-sitilah dalam Jaringan Wireless untuk membantu memahami istilah dalam jaringan.

Tips-tips berikut mudah-mudahan bisa membantu Kamu dalam memutuskan apakah memilih membangun WLAN atau wired LAN.

Berikut perbandinga wireless dan wired LAN

1. Cocok Untuk Siapa?

wireles_wired_untuk_siapa

Ada anggapan Wireless LAN hanya diperuntukkan bagi golongan tertentu, seperti para eksekutif, administrator jaringan perusahaan besar, ataupun mereka yang sering berpergian sambil membawa laptop atau smartphone.

Anggapan seperti ini bukanlah sepenuhnya benar.

Setiap pengguna komputer bisa memanfaatkan teknologi wireless.

Keunggulan wireless terletak pada kemudahan instalasi dan integrasi dengan jaringan yang sudah ada.

Pengguna tidak perlu direpotkan dengan instalasi kabel jaringan, pengaturan lokasi komputer atau tata letak peralatan jaringan.

Proses penggabungan dengan jaringan yang sudah ada bisa kita lakukan dalam hitungan menit.

Jika Kamu lebih mementingkan fleksibilitas, tidak ingin dipusingkan dengan instalasi kabel, memiliki beberapa peralatan yang mudah dibawa-bawa atau harus sering pindah-pindah )dengan alasan mengubah desain interior,dsb) maka Wireless LAN sangat cocok untuk Kamu.

2. Faktor Biaya

faktor biaya jaringan wireless dan wired

Persaingan antar vendor-vendor hardware telah menyebabkan harga sebuah ethernet card lebih murah dibandingkan Wi-Fi adaptor.

Sebuah Wi-Fi kelas low end rata-rata dijual dengan harga 30 sampai 50 dollar.

Sementara ethernet dari kelas yang sama bisa diperoleh dengan harga dibawah 10 dollar.

Belum lagi peralatan lain seperti router, hub, switch, dan sebagainya. Hampir bisa dipastikan peralatan wireless lebih mahal dibandingkan dengan peralatan wired LAN.

Dari segi biaya, jelas wired LAN lebih unggul atau lebih disukai oleh pengguna komputer dibandingkan wireless LAN.

Jika Kamu termasuk dalam golongan sensitif harga, maka mungkin WLAN bukan pilihan yang tepat.

3. Performa

performa jaringan wireless lan dan wired lan
Photo by rawpixel.com from Pexels

Sebuah ethernet card tradisional menghasilkan kecepatan transfer data hingga 10 Mbps.

Sebuah Fast Ethernet menawarkan kecepatan transfer data 10 kali lipat dari ethernet tradisional.

Segi kecepatan transfer data atau performa jelas wired LAN lebih unggul daripada Wireless LAN.

Jika Kamu sering menggunakan atau menjalankan aplikasi kelas berat seperti streaming video, transfer file music, sharing file, game 3D, maka wired LAN lebih cocok dibandingkan WLAN.

Mesikiput secara teori telah di kembangkan stadar baru WLAN dengan kecepatan transfer data diatas 54 Mbps, namun dalam kecepatan pratekteknya masih bayak kendala yang harus diatasi untuk mencapai kecepatan transfer data itu secara penuh.


Baca: Cara Download Video YouTube Menjadi Mp3


4. Kemudahan Instalasi

network-installation

Wired LAN memerlukan instalasi kabel jaringan. Kabel yang digunakan umumnya berjenis UTP (Unshielded twisted-pair).

Selain itu kabel harus dihubungkan dengan hub atau switch. Semakin banyak jumlah komputer maka semakin rumit proses instalasi kabel.

Pada segi instalasi, jelas WLAN lebih unggul dari wired LAN.

Proses penempatan komputer tidak terlalu mempengaruhi kerumitan instalasai komputer.

Komputer dapat di pindah-pindah dan ditempatkan dimana-mana, selama masih dalam jangkauan gelombang.

5. Fitur Security

cyber-security-wireles-wired

Security atau keamanan merupakan hal yang penting. Pada Ethernet card, hub, atau switch tidak ada opsi security yang bersifat built-in (secara hardware).

Wired LAN mengandalkan kemampuna security dari perangkat lunak yang di install pada komputer Firewall.

Dalam prakteknya solusi software sudah cukup memadai. Namun apabila software firewall gagal diaktifkan maka informasi yang lalu-lalang menjadi “tidak terlindungi“.

Peralatan WLAN pada umumnya dibuat dengan dukungan security built-in, yaitu berupa kemampuan enkripsi.

Enkripsi yang digunakan pada Wi-Fi disebut WEP.

Saat ini sudah ada standar keamanan terbaru yaitu bernama WPA dan WPA2 yang menawarkan kemampuan lebih baik dibanding WEP.

Kesimpulannya, baik wired LAN maupun Wireless LAN sama-sama memiliki fasilitas security. Hanya saja pada WLAN fitur security sudah built-in atau tertanam pada harware.

Sehingga tidak perlu melakukan setting firewall, proxy, dan sebagainya.

Sedangkan pada wired LAN harus ditambahkan software khusus untuk keperluan security.


Baca: Sembunyikan Foto dan Video di android Tanpa Aplikasi


Nah, itulah perbandingan wireless dan wired LAN yang perlu kamu tau agar nantinya tidak salah memilih dalam membangun jaringan.

Silahkan Like Fanspage dan Follow Instagram kami. Share artikel ini, jika menurut Kamu bermanfaat bagi orang lain.

Apresiasi kamu dalam bentuk apapun sangat berarti untuk terus belajar, berbagi, dan melanjutkan perjuangan bersama.

Terima kasih.