Beberapa Perangkat WiFi serta Fungsinya. Ini dia!

11
wifi-tools-perangkat-wifi-serta-fungsinya
Sumber: Computerworld

Perangkat WiFi serta fungsinya:. Perangkat pada WiFi semakin mudah kita peroleh serta jenispun semakin beragam.

Mulai dari Hub, accesss point, router, Nic, dan aksesoris lainnya.

Sebelum membaca perangkat WiFi serta fungsinya alangkah lebih kamu membaca istilah-istilah jaringan Wireless untuk menambah informasi lebih tentang WiFi.

Umumnya kualitas produk sebanding dangan harganya.

Perangkat WiFi serta fungsinya:

NIC

NIC fisik-perangkat wifi serta-fungsinya
NIC Fisik (Sumber: wikipedia)

Sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer kedalam sebuah jaringan komputer.

Jadi, Nic atau Network Interface Card atau disebut juga Network Card merupakan perangkat yang berhubungan langsung dengan komputer dan di desain agar komputer-komputer dalam jaringan bisa saling berkomunikasi.

Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yaitu NIC bersifat fisik dan NIC yang bersifat logis.

Contoh dari NIC yang bersifat fisik yaitu NIC EthernetToken Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter.

Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna.

Perangkat ini juga menyediakan akses ke media fisik jaringan. Bagaimana bit-bit data seperti tegangan listrik, arus, gelombang elektromagnetik akan di tentukan oleh NIC.

NIC merupakan salah satu contoh perangkat yang bekerja pada layer pertama OSI atau layer Physical.

Namun, ada yang berpendapat lain tentang hal ini,Nic seperti ethernet card, ARCNET card dan lain-lain memiliki MAC address atau alamat hardware yang unik.

Mac address ini digunakan sebagai control data communication untuk setiap host di satu jaringan.

Jika ditinjau dari cara oengaturan akses host terhadap pemakaian media jaringan menggunakan MAC address, maka NIC dapat dikategorikan sebagai peralatan atau perangkat yang bekerja pada layer data link.

Tidak hanya ethernet card, ARCNET card, token ring card saja yang bisa dikelompokkan sebagai NIC.

Perangkat seperti port serial, usb, infra red bisa dikelompokkan sebagai NIC.

port serial, usb, dan inra red tidak memiliki MAC address namun bisa digunakan untuk membangun jaringan point to point.

Sehinnga hal wajar manakala NIC dikelompokkan sebagai peranggkat atau peralatan yang bekerja pada layer physical.

Hub

hub-perangkat wifi
Contoh Hub

Merupakan sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peranti-peranti dengan kabel Ethernet atau serat optik, agar menjadi satu petak jaringan (network segment).

Hub adalah perangkat yang bisa menggandakan frame data yang berasal dari salah satu komputer ke semua port yang ada pada hub tersebut.

Sehingga semua komputer yang terhubung dengan port hub akan menerima data juga. Hub digunakan dalam topologi jaringan star.

Ada beberapa kategori hub yaitu:

  • Passive Hub atau Concentrator

Hub biasa yang hanya meneruskan sinyal ke seluruh node. Passive hub tidak akan memperkuat sinyal yang datang, sehingga tidak bisa digunakan untuk menjangkau area yang lebih luas.

Hub macam ini bekerja dalam layer physical.

  • Active Hub atau Multiport Repeater

Fungsinya mirip dengan passive hub namun bisa memperkuat sinyal yang datang.

Sehingga bisa digunakan untuk menjangkau area yang lebi luas. Hub semacam ini bekerja pada layer physical.

  • Intelligent Hub

Intelligent hub kadang disebut stackable hub, umumnya dapat digabungkan atau ditumpuk.

Hub ini juga bisa melakukan seleksi alamat paket data tujuan, sehingga hanya node tertentu saja yang menerima data.

Menurut beberapa sumber, peralatan seperti router, bridge, dan network switch merupakan contoh intelligent hub.

Namun untuk menghindari kebingungan maka kita akan membedakan antara intelligent hub dengan router, bridge, dan switch.

Hub semacam ini bekerja pada layer data link.

Bridge

bridge-peralatan-wifi-serta-fungsi
Contoh Bridge

Perangkat ini merupakan perangkat yang bisa menghubungkan beberapa segmen dalam sebuah jaringan.

Berbeda dengan hub, bridge dapat mempelajari MAC address tujuan. Sehingga ketika sebuah komputer mengirim data untuk komputer tertentu, bridge akan mengirim data melalui port yang terhubung dengan komputer tujuan saja.

Ketika bridge belum mengetahui port mana yang terhubung dengan komputer tujuan, maka dia akan mencoba mengirim pesan broadcast ke semua port (kecuali komputer pengirim).

Setelah port tujuan diketahui maka untuk selanjutnya hanya port itu saja yang akan dikirim data.

Bridge juga bisa mem-filter atau menyaring trafik diantara dua segmen LAN. Bridge bekerja pada layer data link.

Beberapa karakteristik Bridge:

  • bridge lebih intelligent dibandingkan Hub, karena mampu memisahkan jaringan yang luas menjadi sub jaringan lebih kecil.
  • Bisa mempelajari alamat, meneliti paket data dan mengirimnya.
  • Dapat menyimpan dan mengelola MAC address pada memorinya
  • Dapat mengontrol broadcast ke jaringan

Secara umum ada 3 kategori bridge yaitu:

  1. Local bridge: Menghubngkan beberapa LAN.
  2. Remote bridge: Menghubungkan LAN dengan WAN.
  3. Wireless bridge: Menghubungkan LAN dengan remote node.

Repeater

wireless-wifi-repeater

Repeater adalah salah satu contoh active hub.

Perangkat ini merupakan perangkat atau peralatan yang dapat menerima sinya, kemudian memperkuat sinyal tersebut dan mengirim kembali sinyal tersebut ke tempat lain.

Sehingga sinyal bisa menjangkau area yang lebih jauh. Karena repeater bekerja pada besaran fisik seperti tegangan listrik, arus listrik, atau gelombang elektromagnetik.

Maka repeater termasuk kategori peralatan yang bekerja di layer physical.

Router

wifi-router

Merupakan peralatan jaringan yang bisa menghubungkan satu jaringan dengan jaringan lain.

Sapintas router mirip dengan bridge, namun router lebih cerdas dibandingkan bridge.

Router bekerja menggunakan routing table yang disimpan di memori-nya untuk membuat keputusan tentang kemana dan bagaimana peket data dikirimkan.

Router bisa memutuskan rute mana yang terbaik yang akan ditempuh oleh paket data.

Perangkat ini berkerja pada layer Network.

Pada penerapannya, sebuah router tidak berdiri sendiri, tapi saling bekerja sama dengan router-router lainnya.

Sehingga seolah-olah membentuk jaringan router yang kompleks. Ada cukup banyak protokol yang telah di implementasikan.

Network Switch (Switch)

Disamping repeater, bridge, dan router, terdapat sejumlah peralatan switching yang bisa digunakan dalam membangun internetwork.

Perlatan switch di desain dengan tujuan yang berbeda dengan repeater, bridge, dan router.

Jika perangkat jaringan yang terhubung pada sebuah LAN terlalu banyak, maka kebutuhan transmisi meningkat melebihi kapasitas yang mampu dilayani oleh media komunikasi jaringan.

Kita bisa menggunakan router untuk mengisolasi grup fisik jaringan degan yang lain.

Pengguna router cocok pada sistem internetwork dengan kelompok-kelompok kerja yang terletak dalam lokasi kecil.

Untuk kasus kelompok-kelompok kerja yagn terpisah secara geografi, maka penggunaan router tetap tidak dapat mengisolasikan lalu lintas data.

lalu lintas data dalam kelompok kerja yang lebih tinggi akan menyebabkan beban bagi router tetap tinggi karena lalu lintas tersebut selalu melewati router.

Untuk mengatasi hal ini digunakan peralatan switching atau network switching.

Cara kerja switch mirip dengan bridge. Sehingga kadangkala switch disebut sebagai multiple bridge.

Setiap port switch bertindak sebgai micro bridge dan setipa host yang terkoneksi akan mendapatkan full bandwith.

Switch memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan bridge, antara lain dalam hal forwarding method paket yang dilewatkan.

Ada empat jenis forwarding method yang dimiliki switch:

  • Store and Forward

Semua paket data berupa frame dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian dilakukan checksum (pengecekan).

Setelah itu paket-paket data diteruskan ke network segmen tujuan.

  • Fragment Free

Melakukan pengecekan hanya pada 64 bytes awal darisetiap frame.

  • Cut Through

Hanya melakukan pengecekan pada saat frame hardware address sampai.

  • Adaptive Switching

Pengecekan frame menggunakan salah satu dari metode-metode diatas yang ditentukan secara otomatis.

Fungsi utama network switching adalah menggabungkan beberapa buah jaringan dan mengisolasi trafik antar segmen.

Sebuah network switching bisa bekerja pada satu atau beberapa layer OSI, seperti layer data link dan network. Network switching bisa berfungsi sebagai router atau bridge.

Gateway

Gateway bisa dianggap berbeda dengan repeater, bridge, router atau switch.

Gateway kadang disebut converter, dengan gateway sebuah aplikasi yang berjalan pada suatu sistem dapat berkomunikasi dengan aplikasi lain yang berjalan pada sistem lain yang menggunakan arsitektur network yang berbeda.

Perangkat ini bekerja dan bertugas melewatkan paket antar jaringandengan protokol yang berbeda, sehingga perbedaan tersebut tidak tampak pada lapisan aplikasi.

Kadangkala gateway di sebut sebagai IP router. Gateway bekerja pada layer application.


Baca: Perbandingan Wireless dan Wired LAN. Mana yang Terbaik?

Nah, itulah beberapa perangkat WiFi serta fungsinya dan pengertian dari masing masing perangkat.

Silahkan Like Fanspage dan Follow Instagram kami. 

Share artikel ini, jika menurut Kamu bermanfaat bagi orang lain.

Apresiasi kamu dalam bentuk apapun sangat berarti untuk terus belajar, berbagi, dan melanjutkan perjuangan bersama.

Terima kasih. Salam