Tidak Hanya Aplikasi, Ketahui Penyebab Smartphone Lemot!

0

Saat ini smartphone adalah media yang paling dibutuhkan oleh masyarakat, untuk membantu setiap kegiatan.

Banyak hal yang dapat dilakukan hanya dalam satu perangkat tersebut, mulai dari mengabadikan foto hingga berkomunikasi dengan siapa saja.

Dengan banyaknya fungsi tersebut, terkadang pengguna menggunakannya secara berlebihan hingga menyebabkan lemot.

Lantas, sebenarnya apa penyebab smartphone lemot? Yuk, simak ulasannya berikut.

Artikel Terkait:

Beberapa Penyebab Smartphone Lemot

1. Beroperasi Melebihi Batas

Ketika manusia dipaksa bekerja dengan terus menerus, tentu terdapat batas lelah yang tidak bisa dihindari.

Begitu pula dengan perangkat elektronik, smartphone pun memiliki batas kemampuan dalam bekerja.

Ketika smartphone terus dipakai, tentu mesin akan semakin panas dan tentunya membuat kinerja smartphone semakin lemot.

Contohnya saja jika smartphone hanya memiliki RAM 1GB, namun anda menggunakannya untuk game yang memiliki spesifikasi minimal RAM 1GB.

Jika seperti itu, sudah pasti smartphone akan menjadi lemot. Hal ini karena seluruh memori RAM digunakan untuk menjalankan satu program game tersebut.

Sedangkan, banyak program lain yang memerlukan memori untuk kinerjanya.

Oleh karena itu ketika ingin menginstall sebuah aplikasi, hendaknya untuk melihat kapasitas RAM dari smartphone anda.

Selain itu, anda juga sebaiknya tidak membiasakan untuk membuka aplikasi yang cukup berat secara terus menerus.

Apabila anda membuka aplikasi game, maka hindari untuk membuka aplikasi lainnya yang dapat menjadi penyebab smartphone lemot.

2. Memori Internal Penuh

Salah satu penyebab kinerja smartphone semakin berkurang adalah memori yang semakin penuh.

Tentu memori sangat beperan untuk menyimpan seluruh data hingga aplikasi yang anda install dalam perangkat, apabila terlalu banyak data yang tersimpan tentu memori semakin penuh dari waktu ke waktu.

Ketika memori internal mulai penuh, maka aplikasi yang ada pada smartphone anda akan sulit untuk menyimpan data baru.

Adanya data baru yang terus masuk ke dalam memori internal, akan berakibat pada lemotnya smartphone.

Data apa sesungguhnya yang membuat smartphone menjadi lelet ?

Ketika anda menginstall sebuah aplikasi, data aplikasi itulah yang akan tersimpan.

Contohnya saja sebuah aplikasi edit foto, setiap filter yang anda download akan tersimpan pada memori internal.

Apabila anda terus mendownload filter dengan ukuran yang besar, sudah pasti memori internal pun semakin penuh.

Untuk megatasi hal ini, sebaiknya perlu memanfaatkan memori eksternal untuk menyimpan foto dan file musik lainnya.

3. Cache yang Menumpuk

Apa itu cache? Chace adalah data yang bersifat sementara dan disimpan pada sistem penyimpanan internal dalam smartphone.

Data cache ini akan mencatat setiap aktivitas ketika anda menggunakan aplikasi. Cache memang berfungsi untuk membuat penggunaan aplikasi menjadi cepat, dengan mengambil memori yang tersimpan.

Namun tentu dengan banyaknya memori justru menyebabkan keleletan kinerja perangkat ponsel.

Sesungguhnya cache sangat berhubungan dengan memori internal, hal ini karena setiap data yang terekam dalam cache tentu akan disimpan pada memori internal.

Oleh karena itu, cara lain untuk memperbaiki smartphone lemot adalah dengan menghapus setiap cache dari aplikasi yang cukup berat.

Untuk menghapus cache, dapat melalui menu setting pada smartphone.

Selanjutnya pilihlah storage untuk memberikan ruang kosong pada memori ponsel anda, usahakan untuk selalu membersihkan cache secara berkala.

Hal ini agar memori ponsel tetap memiliki ruang dan kinerja smartphone anda pun dapat terus lancar.

Selain cache ada juga istilah cookie, untuk mengetahui lebih lanjut silahkan baca Cookie dan Bagaimana Google Menggunakannya.

4. Gunakan 1 Aplikasi Virus Saja

Satu lagi penyebab smartphone lemot akibat aplikasi, namun dalam hal ini dikarenakan aplikasi yang diinstall merupakan aplikasi yang serupa.

Keamanan sebuah perangkat tentu sangat penting, apalagi jika ponsel kita menyimpan begitu banyak data yang penting seperti password atau data lainnya.

Untuk memberikan keamanan smartphone, umumnya pengguna ponsel akan menginstall lebih dari satu aplikasi anti virus.

Namun tahu kah kamu, bahwa hal ini justru dapat membuat ponsel semakin lemot?

Kebanyakan aplikasi yang anda install, tentu akan berjalan di background. Sehingga meskipun sedang tidak anda operasikan, aplikasi tersebut sesungguhnya tetap berjalan dan memakan memori.

Satu aplikasi antivirus saja telah memakan beberapa memori, apalagi jika anda memiliki dua apliaksi?

Dampaknya tentu RAM menjadi lebih boros, dan performa smartphone dapat menjadi lemot.

Oleh karena itu ketika memilih aplikasi antivirus, sebaiknya pilihlah satu aplikasi yang terbaik dan memiliki fitur yang lengkap.


Baca Juga: Informasi Seputar Digital Ocean

5. Update Software

Smartphone yang lemot tidak selalu berkaitan dengan banyaknya aplikasi yang dijalankan, namun juga karena sistem dari ponsel membutuhkan update.

Setiap ada pemberitahuan untuk mengupdate software, maka segera lakukan update tersebut.

Hal ini bertujuan untuk memperbaiki setiap masalah yang ada pada sistem sebelumnya.

Tentu yang dinamakan dengan update adalah perbaikan atau memperbarui setiap masalah yang sebelumnya tertanam dalam sistem tersebut.

Jika anda merasa jika aplikasi yang terinstall tidak terlalu banyak namun ponsel tetap terasa lambat, maka anda bisa melakukan update software.

Karena bisa jadi penyebab smartphone lemot adalah software atau sistem yang bermasalah atau bug, dan membutuhkan pembaruan atau update.

Luangkan waktu untuk melakukan cek kepada menu sistem update, hal ini karena beberapa smartphone tidak memiliki pemberitahan ketika terdapat pembaruan atau update.

Anda bisa mengeceknya pada menu setting dan pilih opsi About, pada opsi tersebut maka anda akan menemukan pilihan System Update.

6. Menjalankan Banyak Aplikasi di Background

Sesungguhnya sebagian besar faktor lambatnya sebuah ponsel, dikarenakan cara penggunaan yang kurang tepat oleh pemilik smartphone.

Pastinya smartphone tidak akan berkurang performanya, apabila tenaga yang dikeluarkan pun sesuai dengan RAM ponsel.

Contohnya adalah penggunaan yang multitasking, dimana kita berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya tanpa menutup aplikasi sebelumnya.

Smartphone memang memiliki kemampuan multitasking ini, ketika kita membuka dua aplikasi maka kita berpindah dari satu aplikasi ke lainnya dengan menu Recent Apps.

Namun nyatanya kegiatan ini justru cukup memakan RAM ponsel, hal ini karena kedua aplikasi akan terus berjalan di background.

Semakin banyak aplikasi yang ditumpuk pada recent apps, semakin banyak pula RAM yang terkonsumsi.

Hal inilah yang menjadi penyebab smartphone lemot atau lelet, dan bahkan akan mengalami freeze untuk beberapa menit.

Untuk menghentikannya, akan lebih baik anda melakukan menutup aplikasi, atau melakukan disable aplikasi yang sudah tidak digunakan pada menu setting dengan opsi application.

7. Bersihkan Cache Partition

Berbeda dengan cache data, cache partition adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk menyimpan setiap proses yang harus dijalankan.

Dengan adanya cache partition ini, maka kinerja smartphone akan lebih cepat ketika melakukan restart atau mematikan perangkat.

Namun, lama kelamaan cache partition pun akan menumpuk pada background.

Oleh karena itu anda dapat menghapus cache partition untuk melancarkan jalannya smartphone.

Lakukan pembersihan ini setidaknya sebulan sekali, untuk membersihkan cache partition memang membutuhkan cara yang berbeda. Anda perlu masuk ke dalam recovery mode dalam ponsel, dan memilih wipe cache partition.

Wajib Baca:

Kesimpulan

Smartphone adalah sebuah perangkat yang saat ini banyak dibutuhkan oleh masyarakat, untuk memudahkan setiap kegiatan mereka.

Namun tentu smartphone yang mulai melambat sangat menganggu dan meresahkan, apalagi jika kita dalam situasi yang membutuhkan smartphone tersebut.

Untuk menghindari kinerja ponsel yang lambat, maka perhatikan setiap penggunaannya dan perawatannya.

Like, Komen, dan Share artikel ini agar bermanfaat untuk orang lain.

Apresiasi kamu dalam bentuk apapun sangat berarti untuk terus belajar, berbagi, dan melanjutkan perjuangan bersama.

Kamu sangat paham bagaimana cara membantunya. Terima kasih

Salam Kepotek. Kepoin Teknologi!