Istilah dalam Jaringan Wireless. Anak IT Wajib tau!

35
Photo by rawpixel.com from Pexels

Istilah dalam Jaringan Wireless:. Membaca kata wireless atau nirkabel mungkin sudah tidak asing dengan kata Wi-Fi, Hotspot, dan lain-lain.

Mungkin ada baiknya kita mengetahui atau mengenal beberapa istilah-istilah jaringan berkaitan dengan wireless atau nirkabel.

Mudah-mudahan pemahaman istilah-istilah ini dapat memudahkan atau membantu memahami praktik dalam pembangunan jaringan wireless.

Simak istilah dalam jaringan wireless berikut:


Baca: Cara Buat Sinyal 4G Terus Tanpa Aplikasi

1. Wi-Fi atau WiFi

Wi-Fi
Sumber: Wikipedia

Wi-Fi atau WiFi yaitu singkatan dari Wireless Fidelity. Nah sebagian orang menuliskan “Wi-Fi” sedangkan yang lain mengunakan kata “WiFi”.

Keduanya identik, Wi-Fi merupakan nama lain untuk produk-produk spesifikasi 802.11 yang dibuat oleh Wi-Fi Alliance.

Namun, pengguna komputer umumnya lebih mengenal istilah Wi-Fi card/adapter dibandingkan dengan 802.11 card/adapter.

WI-Fi merupakan merk dagang sehingga menjadi lebih populer jika dibandingkan dengan “IEEE802.11“.

Namun, ada sebagian orang yang berpendapat bahwa istilah Wi-Fi hanya untuk peralatan standar IEE802.11b.

Kebetulan istilah Wi-Fi digunakan saat spesifikasi 802.11b dibuat.

Memang fakta menunjukan cukup banyak produk yang dibuat mengikuti standar 802.11b.

Nah, perlu kamu ketahui IEEE merupakan lembaga yang berperan dalam menentukan standar Wi-Fi.

Namun, selain IEEE, ada lembaga lain yang berperan sama dalam menentukan stadar tersebut yaitu WECA (Wireless Ethernet Compability Alliance).

Untuk info lebih lengkap soal tersebut kamu bisa kunjungi www.wi-fi.org.

2. Wi-Fi USB

usb-wifi-adaptors
Sumber: Tech Advisor

Mungkin dari namanya kamu sudah kebayang seperti apa Wi-Fi USB. USB merupakan kependekan dari “Universal Serial Bus“.

Port atau slot usb mulai diperkenalkan pada komputer generasi pentium.

Sekarang sudah banyak perangkat Wi-Fi yang bisa dihubungkan dangan port USB, sehingga lebih mudah dan praktis dibawa-bawa.

3. Wi-Fi Alliance

Wi-Fi alliance merupakan sebuah organisasi nonprofit yang mengeluarkan sertifikasi pada peralatan wireless LAN.

Mungkin kamu pernah meihat produk-produk yang berlogo Wi-Fi CERTIFIED.
Nah, produk produk tersebut telah terbukti dapat bekerja atau compatibel dengan produk buatan vendor lain.

Sehingga pengguna tidak lagi ragu-ragu dalam memilih suatu produk.

Logo Wi-Fi CERTIFIED kita bisa kamu jumpai dalam kemasan produk berbentuk seperti ini:

Wi-Fi Certified Wireless
Produk Wi-Fi CERTIFIED

4. Access Point

acces point-Jaringan-Wireless
Contoh Acces Point

Access point merupakan peralatan yang digunakan pada wireless LAN.

Access point bertugas dan menghubungkan koneksi beberapa peralatan Wi-Fi.

Acess point bisa kita analogikan dengan hub, hanya saja digunakan pada wireless LAN.

Perlu kamu tahu juga access point bisa menghubungkan wireless LAN dengan Wired LAN (Kabel).

5. Channel

Channel atau kanal bisa kita analogikan seperti jalur-jalur jalan.

Kamu bayangkan pita frekuensi seperti sebuah jalan dan channel seperti jalur-jalur pemisah pada jalan tersebut.

Nah, jika kamu membuat jaringan wireless maka kita harus memperhatikan channel tersebut.

Jika dalam suatu area terdapat Wi-Fi yang memiliki Channel yang sama.

Maka akan bertabrakan, akibatnya koneksi wifi jadi lambat atau bahkan putus nyambung.

Jadi, jika mau membuat Wi-Fi harus memastikan dalam satu area tidak ada channel wifi yang sama.

Peralatan 802.11a bekerja pada rentang frekuensi 5,15 hingga 8,875 GHz, sedangkan peralatan 802.11b dan 802.11g bekerja pada rentan frekuensi 2,4 hingga 2,497 GHz.

Jadi, 802.11a menggunakan pita frekuensi lebih lebar dibandingkan 802.11b dan 802.11g.

Note*: Semakin lebar pita frekuensi yang digunakan, maka semakin banyak jumlah channel yang tersedia.

6. SSID atau ESSID

ssid-jaringan wireless
Contoh SSID

SSID atau Service Set Identifier merupakan Network ID atau disebut nama untuk jaringan wireless.

Beberapa penyedia (vendor) menyebut SSID sebagai Domain ID.

Setiap jaringan Wi-Fi harus memiliki SSID yang unik. Peralatan Wi-Fi yang mengunakan SSID sama, maka akan dianggap satu jaringan.

Agar tiap peralatan wireless bisa saling berkomunikasi, maka masing-masing peralatan harus menggunakan SSID yang bersifat case sensitive.

Jadi, penulisan huruf besar dan huruf kecil sangat berpengaruh.

7. MIMO

MIMO merupakan singkatan dari Multiple Input Multiple Output , yang merupakan salah satu pengembangan teknologi Wi-Fi yang bisa dibilang cukup baru.

MIMO yaitu metode untuk melipatgandakan kapasitas dengan menggunakan banyak antena untuk mengirimkan serta menerima data.

MIMO menjadi hal yang sangat penting dalam komunikasi wireless.

Peralatan Wi-Fi mimo dapat mengasilkan kecepatan transfer data sebesar 108 Mbps, bahkan lebih.

Mimo menawarkan peningkantan througput (bandwidth aktual atau bandwidth sebenarnya yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang mendownload suatu file), keunggulan reabilitas ,dan peningkatan jumlah client yang terkoneksi.

Daya tembus terhadap penghalang lebih baik dan jangkauan lebih luas. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan 802.11a/b/g.

Access point mimo dapat membedakan atau mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan standar 802.11a/b/g.

8. WEP

Wep yaitu singkatan dari Wired Equivalent Privacy, merupakan sebuah fitur keamanan staandar untuk peralatan wireless.

Umumnya fitu tersebut suda menjadi satu pada setiap peralatan Wi-Fi. Keamanan data merupakan hal yang penting.

Gelombang radio yang dipancarkan Wi-Fi adapter bisa diterima oleh semua peralatan Wi-Fi yang ada di sekitarnya.

Sehingga informasi dapat ditangkap dengan mudah. Oleh karena itu, data yang dipancarkan Wi-Fi perlu di enkripsi.

Mulai dari 40 bit, 64 bit, 128 bit, dan 256 bit.

Penggunaan WEP akan meningkatkan keamanan data yang di transfer meskipun frekuensinya sedikit penurunan througput data.

9. WPA

WPA merupakan singkatan dari Wi-Fi Protected Acces, merupkan suatu sistem yang bisa diterapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel.

Metode pengamanan ini diciptakan untuk melengkapi dari sistem sebelumnya, yaitu WEP.

WPA menggunakan protokol enkripsi yang lebih ampuh dibanding WEP.

Network key akan diubah secara otomatis dan kemudian di otentikasi secara teratur.

Perangkat Wi-Fi yang ada umumnya sudah mendukung WPA.

10. WPA2

WPA2 Merupakan singkatan Wi-Fi Protected Acces 2 atau dikenal sebagai 802.11i.

Ini mengunakan protokol enkripsi yang lebih canggih dibandingkan WEP dan WPA.

WPA2 menggunakan algoritma enkripsi AES dan otentifikasi 802.1X.

Menjamin keamanan data dan kontrol akses jarigan lebih baik daripada WEP dan WAP.

11. Network Key

Network Key digunakan untuk proses enkripsi dan deskripsi data. Khususnya jika perangkat wireless telah mendukung WEP dan WPA.

Network key mungkin telah disediakan secara otomatis oleh perangkat wireless network.

Mungkin juga harus kita tentukan sendiri melalui pengetikan langsung.

Kamu dapat menentukan panjang key yaitu antara 40 bit hingga 104 bit, format key nya yaitu ASCII atau heksadesimal dan key index berupa lokasi dimana key akan diletakan.

Semakin panjang jumlah bit key nya, maka akan semakin secure.

Setiap penambahan panjang key sebanyak 1 bit menyebabkan peningkatan security hingga dua kali lipat.

Sehingga data yang sudah dienkripsi akan semakin sulit untuk dibongkar.

12. EAP

EAP atau Extensible Authentication Protocol merupakan protokol otentikasi yang digunakan pada jaringan wireless.

Istilah ini disebut juga 802.1x authentication.

Setiap pengguna wireless network harus mengetikan login dan password sebelum di izinkan megakses wireless network.